Undang Undang Pasal 28 Ayat 3 tentang HAM

Undang Undang Pasal 28 Ayat 3 tentang Hak Asasi Kemanusiaan :

  1. setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia
  2. setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya

Adapun contoh kasus yang berkaitan dengan pasal tersebut di atas adalah :

Penanganan Anak-Anak Jalanan Yang Tidak Manusiawi

anak jalanan

Banyak yang menilai bahwa penanganan anak-anak yang berkeliaran di jalanan adalah suatu hal yang dilematis. Setiap daerah di Indonesia mempunyai peraturan dan kebijakan yang hampir seragam tentang penanganan kaum papa yang beredar di jalanan setiap harinya. Tetapi mari ambil contoh dengan penanganan anak-anak jalanan di negara lain.

Di Brazil, jutaan anak menjalani hidupnya di jalanan. Mereka mencari uang untuk bertahan hidup, atau untuk mengejar mimpi mereka menjadi pe sepakbola terkenal di dunia. Seperti yang kita tahu, banyak dari pemain sepakbola terkenal asal Brazil, seperti Ronaldinho atau Romario, berasal dari keluarga yang tidak mampu, keduanya mengawali mimpi menjadi pe sepakbola terkenal dari jalanan, dengan bermain bola di jalan-jalan kumuh di Brazil. Tetapi bagaimana dengan anak-anak Brazil lainnya, ternyata banyak dari mereka yang bahkan menjadi kriminal. Dengan imbalan 100-200USD, anak-anak Rio de Janeiro atau Sao Paulo, bisa dengan mudah menjadi pembunuh bayaran atau bahkan menjadi kurir narkoba.

Menanggapi menjamurnya anak-anak jalanan di Brazil, pemerintah kota setempat ternyata menjalankan kebijakan yang mengerikan. Mereka merespon keresahan masyarakat atas kehadiran anak-anak jalanan dengan jalan pintas : anak-anak itu ditembaki dan dibunuh secara massal– pada malam hari,. ketika mereka tertidur di taman-taman kota atau di emperan-emperan toko.
Bagaimana dengan di Indonesia?. Ternyata banyak dari pemerintah daerah di Indonesia menjalankan jalan pintas dan cara-cara tidak manusiawi dalam menanggulangi problem urbanisasi termasuk problem anak-anak jalanan. Baru-baru ini aparat Polisi Pamongpraja Kotamadya Serang menciduk dan menangkap anak-anak jalanan dan para gelandangan di malam hari, kemudian orang-orang yang malang itu diangkut dengan kendaraan dan dibuang di wilayah Kabupaten Pandeglang. Siapa sangka, tindakan biadab seperti itu bisa dilakukan oleh aparat pemerintah di sebuah negara yang berazaskan Pancasila.

Ternyata seperti itulah solusi pemerintah untuk mengurangi jumlah anak-anak jalanan di Indonesia. Pemerintah ternyata lebih menyukai untuk melakukan tindakan represif dibanding menyediakan mereka sarana dan media yang lebih bermanfaat bagi mereka.

Seperti yang terjadi pada anak-anak jalanan yang beredar di jalan Padjajaran Bogor, Rabu (23/7) siang lalu, ratusan anak terjaring razia yang dilakukan oleh Satpol PP Bogor. Apa yang dialami oleh anak-anak jalanan di Bogor tersebut sangat kontas dengan anak-anak yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada saat yang sama, anak-anak di TMII bernyanyi, menari, baca puisi, dan berdialog dengan Presiden SBY.

Cegah Anak Jalanan Dengan Beasiswa

PKPU Online YOGYAKARTA − Negara kita mempunyai masalah pendidikan yang serius. Mahalnya biaya pendidikan menyebabkan akses pendidikan yang tidak merata, bahkan semakin memperbesar angka putus sekolah. Kebijakan program sekolah gratis pun memberikan kenyataan yang berbeda, adanya pungutan−pungutan biaya masih sering terjadi di sekolah.

Fenomena yang masih hangat untuk dibicarakan saat ini adalah permasalahan anak jalanan. Tak lagi asing bagi kita, ketika melihat anak−anak usia sekolah berkeliaran di jalan−jalan atau perempatan lampu merah, menjadi penjual koran, pemulung atau bahkan menjadi peminta−minta. Kebutuhan yang mendesak memaksa mereka untuk menjadi anak jalanan.

Mencoba memberikan alternatif solusi, PKPU D.I Yogyakarta sebagai lembaga kemanusiaan nasional memfokuskan pemberdayaan masyarakat dengan program pendidikan. Program pendidikan tersebut dilakukan dalam bentuk program Beasiswa Muda Cendikia kepada anak−anak yang tergolong kaum dhuafa baik yatim piatu atau tidak, mulai dari kalangan SD, SMP hingga SMA/SMK.

Minggu (24/1/2010), PKPU D.I Yogyakarta meyelenggarakan program pelatihan dan pendampingan anak asuh Muda Cendikia. Bertempat di Aula Kantor Pos Besar Yogyakarta, sebanyak 70 anak asuh Muda Cendikia mendapatkan pendampingan dan pelatihan secara menyeluruh.

Bersama tentor dari Bimbingan Belajar Jogja Math Solution dan pendamping dari Prima Cendikia. Anak asuh Muda Cendikia mendapatkan pendampingan keagamaan, akademis serta pelatihan skill bahasa inggris.

Menurut Muthori, Ketua Divisi Pendayagunaan PKPU D.I Yogyakarta, Program Beasiswa Muda Cendikia adalah program beasiswa berbasis komunitas meliputi beasiswa pendidikan, pendampingan dan pembinaan keislaman rutin mingguan, bimbingan Alquran, bahasa Inggris, outbond activity dan pelatihan life skill. “Harapan kami selain mendapat beasiswa, anak asuh Muda Cendikia memiliki motivasi dan pemahaman agar mereka terus bersekolah dan tidak menjadi anak jalanan,” lanjut Muthori.

Saat ini penerima beasiswa PKPU D.I Yogyakarta sebanyak 464 anak. Beasiswa yang diberikan mencakup sekitar wilayah Gunung Kidul, Bantul, Kulon Progo, Sleman dan Kota Yogyakarta. Dana beasiswa tersebut merupakan sumbangan para donator, dermawan yang peduli terhadap pendidikan bagi para dhuafa. Semoga dengan ini mengurangi anak jalanan yang ada. (Ramdhan Fahrony/PKPU Yogyakarta)

About these ads

1 Komentar

  1. anak jalanan adalah tugas dan tanggung jawb kita sehingga wajib kita meolong mereka dan mengarahkan mereka agar mereka dapat bekerja dan sebagainya sebab dengan hal tersebut kita telah menyelamatkan mereka dari dunia jalanan mereka …. makasih Tuhan ttp berkati setiap para pembaca….


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Visitors

    Flag Counter

  • Calendar

    Maret 2010
    S S R K J S M
    « Jan   Mei »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • Twitter

    Error: Please make sure the Twitter account is public.

  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

  • Blog Stats

    • 113,953 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 703 pengikut lainnya.